Foto Benteng Tolukko Ternate

Benteng Tolukko

Kisah awal yang pasti dan benar mengenai Benteng Tolukko yang dibangun pada tahun 1540 berakar dari persaingan berdarah antara bangsa Portugis dan Spanyol untuk memperebutkan kendali atas perdagangan cengkih di Pulau Ternate.

1. Pendiri dan Nama Asli (1540)

Benteng ini didirikan pada tahun 1540 atas prakarsa seorang panglima militer Portugis bernama Francisco Serrao (beberapa catatan menuliskan Francisco Serraow).Nama Baptis: Saat pertama kali berdiri, Portugis menamakannya Fort Santo Lucas (Benteng Santo Lukas).Asal Nama Tolukko: Karena lidah masyarakat lokal Ternate kesulitan melafalkan "Santo Lucas", pelafalannya bergeser menjadi "Tolukko". Kisah lain menyebutkan nama ini juga dipengaruhi oleh nama penguasa Ternate di era setelahnya, yaitu Sultan Kaicil Tolukko yang sempat memimpin pada tahun 1692.

2. Alasan Utama Pembangunan

Berbeda dengan Benteng Oranje yang dibangun Belanda untuk memonopoli warga lokal, Benteng Tolukko dibangun Portugis murni sebagai pos pertahanan militer darurat. Pada tahun 1540, armada Spanyol yang bersekutu dengan Kesultanan Tidore gencar menggempur Ternate. Francisco Serrao membutuhkan pos pengintaian yang tangguh untuk menghadang armada Spanyol sebelum kapal-kapal mereka sempat mendekati pusat kota dan pelabuhan utama Ternate

3. Pemilihan Lokasi Strategis

Benteng ini sengaja dibangun di atas bukit batu karang yang menjorok ke laut di Kelurahan Sangaji, Ternate Utara.Dari titik puncak bukit ini, prajurit Portugis memiliki sudut pandang sempurna untuk mengawasi pergerakan kapal di sepanjang Selat Ternate.

Posisinya yang tinggi juga memungkinkan mereka memantau jalur darat menuju istana Sultan Ternate guna memastikan tidak ada penyelundupan rempah oleh pedagang asing. Bentuk Unik dan Gudang Rempah Meskipun ukurannya tergolong kecil dibanding benteng kolonial lainnya, Benteng Tolukko memiliki desain arsitektur yang sangat unik.

Jika dilihat dari udara, struktur dinding batu karang dan bata ini berbentuk membulat dan memiliki tiga bastion (ruang pertahanan). Di masa awal, bagian dalam benteng ini tidak hanya diisi oleh barak pasukan dan meriam, tetapi juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan cengkih yang aman sebelum diangkut oleh kapal-kapal besar menuju Eropa.

Ketika Portugis akhirnya diusir dari Ternate oleh Sultan Baabullah pada tahun 1575, benteng ini sempat telantar dan berganti-ganti penguasa, mulai dari Spanyol hingga direnovasi total oleh Belanda (VOC) di bawah Gubernur Jenderal Pieter Both pada tahun 1610.Saat ini, struktur dinding aslinya masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah paling indah di Kota Ternate.

Info Kunjungan

Untuk Anda yang ingin berkunjung, Benteng Tolukko terletak sekitar 2 km dari pusat Kota Ternate. Dari atas benteng Anda dapat melihat sunset paling indah di Ternate. Jangan lupa menjaga kebersihan dan menghormati situs cagar budaya ini.

← Kembali ke Beranda
© 2026 Dinas Kebudayaan Kota Ternate