Tarian Legu-Tarian Khas Kesultan Ternate
Tarian legu kadaton juga disebut dengan tarian legu-legu.tarian ini hanya depentaskan di lingkungan kadaton Sultan Ternate pada saat pelantikan sultan, hari jadi sultan serta penyambutan tamu agung di Kadaton. Penari legu kadaton keseluruhannya adalah perempuan yang belum menikah yang berjumlah lebih dari 3,5,7,atau 9 orang. mereka hanya berasal dari keturunan soa soangare saja,marga abdi dalem yang setia di kadaton sultan Ternate. tarian ini adalah tarian klasik, sakrar dan merupakan tarian ritual yang telah dipentaskan sejak dahulu kala di kadaton.
Makna Simbolis
Kata “Legu” berasal dari bahasa Ternate yang artinya “hormat” atau “menghormati”. Tarian ini melambangkan penghormatan, ketaatan, dan kesetiaan rakyat kepada Sultan serta menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Setiap gerakan mencerminkan kelembutan budi, kerendahan hati, dan keagungan marwah Kesultanan.Hingga saat ini Tarian Legu menjadi salah satu simbol kebesaran dan identitas budaya Ternate. Tarian ini sering ditampilkan dalam acara penyambutan tamu negara,acara resmi Kesultanan.